Gunung Kelud (sering
disalahtuliskan menjadi Kelut yang berarti "sapu" dalam bahasa
Jawa; dalam bahasa
Belanda disebut Klut, Cloot,Kloet,
atau Kloete) adalah sebuah gunung
berapi di Provinsi Jawa
Timur, Indonesia, yang masih aktif.
Gunung ini berada di perbatasan antaraKabupaten
Kediri, Kabupaten
Blitar, dan Kabupaten
Malang , kira-kira 27 km sebelah
timur pusat Kota Kediri.
(id.wikipedia.org)
Gunung yang
mempunyai ketinggian 1,731 m (5,679 ft) ini mengeluarkan jutaan
meter kubik abu vulkanik dan pasir pada hari Kamis, 13 Februari 2014 pukul
22:50 WIB yang tersebar sampai ke Pacitan, Wonogiri, Ponorogo, Bantul, Sleman,
Kulon, Progo, Purwerejo, Kebumen, Solo, Boyolali, Salatiga, Temanggung, Jogja,
Surabaya, Kediri, Malang, Banyuwangi, dan Ampenan NTB.
Berikut
link-link berita terkait Meletusnya Gunung Kelud:
1.
http://id.berita.yahoo.com/suara-letusan-gunung-kelud-dahsyat-terdengar-hingga-ke-165157462.html
2. http://id.berita.yahoo.com/foto/evakuasi-dan-persiapan-menghadapi-letusan-gunung-kelud-slideshow/housing-complex-seen-covered-ash-mount-kelud-yogyakarta-photo-051940143.html;_ylt=Ah0P4XfJukZLAcHfV4bPYLF7V8d_;_ylu=X3oDMTNrZGFnb2N2BHBrZwM4YzZhNzc0ZC1jODkxLTM2MTEtYTYxMy03ZDI0ODY4ODVmMjcEc2VjA01lZGlhQ2Fyb3VzZWxQaG90b0dhbGxlcnlDQVhIUgR2ZXIDNzE5MDVkNzAtOTU0Ny0xMWUzLWIyZmQtMTZhNzA5ZTRhMjU0;_ylg=X3oDMTBhOWtzcTRsBGxhbmcDaWQtSUQ-;_ylv=3
3.
http://id.berita.yahoo.com/hujan-abu-sampai-bantul-anak-sekolah-dipulangkan-235119910.html
4.
http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/02/140214_gunung_kelud_meletus.shtml
Kawan, musibah yang menimpa
kita akhir-akhir ini, seharusnya kita renungkan dalam-dalam. Kita pahami, apa
hikmah yang terdapat didalamnya. Meletusnya Gunung Kelud jujur membuat hati
saya miris, mengingat banyak sanak saudara, handai taulan, dan teman saya yang
tinggal di daerah-daerah yang terkena dampak letusan Kelud.
Kalau saya pahami, Gunung Kelud ini meletus SATU hari sebelum hari VALENTINE. Pembaca sekalian pasti juga memikirkan hal yang sama dengan saya. Jawabannya satu: Allah tidak ingin kami disibukkan dengan kegiatan yang tidak bermanfaat (re: Valentine Day). Simpel. Dari situ bisa kita tarik kesimpulan, bahwa Allah benar-benar sayang pada kita. Titik. Atau ada kemungkinan lain, hari inilah hari Valentine bagi-Nya. Kalian yang masih merayakan hari Valentine, tentu beranggap bahwa HANYA pada hari inilah kita bisa menunjukkan ke pasangan kita bahwa kita mencintainya, setuju? Yang punya kekasih, sudah menyiapkan setangkai mawar merah dan sebatang coklat untuknya. Padahal coklat dan bunga mawar paling mahal Rp20.000,- segitu murahkah CINTA kalian untuk pasangan??? Sedang Allah, memberi mata kita untuk melihat, mulut untuk berbicara, telinga untuk mendengar, hidung untuk bernapas, serta kulit untuk merasakan. Bisa kalian bayangkan, jika Allah mengambil salah satu dari kelima indra tersebut?
Mungkin hari inilah valentine day bagi Allah, „Oke, jika kalian menganggap bahwa hari kasih sayang hanya SATU KALI dalam SETAHUN, maka Aku juga punya hari itu.“ Kita lupa, bahwa bagi-Nya, setiap hari adalah hari Valentine. Dia yang memberi kita oksigen setiap hari, GRATIS lagi. Khusus di hari valentine ini, Allah member sedikit oksigen, menggantinya dengan abu vulkanik. Lihat, hanya SATU hari kita mendapat abu vulkanik ini, namun kita sudah tidak bisa bebas menghirup oksigen. Dia yang memberi kita RIZQI. Lalu, kita melupakan-Nya dengan kesibukan kita. Dia tidak marah, karena tidak ada SATU-PUN dalam Asma’ul Husna (sifat-sifat-Nya) yang mengatakan bahwa Dia Maha Pemarah. Tidak. Justru karena Dia sayang pada kita, Dia-lah AR-RAHIM (Maha Penyayang). Mari perbanyak istighfar, lebih mendekat pada-Nya, TAUBATAN NASUHA, kawan! Yaa Rabb, ampuni kami dengan segala kekhilafan dan kelalaian kami. Sungguh, hanya pada-Mu lah kami meminta dan memohon ampunan...
Teringat Tsunami Aceh tahun 2005....
Tuhan marahkah kau padakuInikah akhir duniakuKau hempaskan jarimu di ujung bandaTercenganglah seluruh dunia
Tuhan mungkin Kau abaikanTak ku dengarkan peringatanKusakiti engkau sampai perut bumiMaafkan kami ya robbi
Engkau yang perkasa pemilik semestaBiarkanlah kami songsong matahari
Engkau yang pengasih ampunilah dosaMemang semua ini kesalahan kami
Oh... Tuhan ampuni kamiOu..oh... Tuhan tolonglah kamiTuhan ampuni kamiTuhan tolonglah kami
Erlangen, 14.02.2014 10:20 (Central Europe Time)
Kalau saya pahami, Gunung Kelud ini meletus SATU hari sebelum hari VALENTINE. Pembaca sekalian pasti juga memikirkan hal yang sama dengan saya. Jawabannya satu: Allah tidak ingin kami disibukkan dengan kegiatan yang tidak bermanfaat (re: Valentine Day). Simpel. Dari situ bisa kita tarik kesimpulan, bahwa Allah benar-benar sayang pada kita. Titik. Atau ada kemungkinan lain, hari inilah hari Valentine bagi-Nya. Kalian yang masih merayakan hari Valentine, tentu beranggap bahwa HANYA pada hari inilah kita bisa menunjukkan ke pasangan kita bahwa kita mencintainya, setuju? Yang punya kekasih, sudah menyiapkan setangkai mawar merah dan sebatang coklat untuknya. Padahal coklat dan bunga mawar paling mahal Rp20.000,- segitu murahkah CINTA kalian untuk pasangan??? Sedang Allah, memberi mata kita untuk melihat, mulut untuk berbicara, telinga untuk mendengar, hidung untuk bernapas, serta kulit untuk merasakan. Bisa kalian bayangkan, jika Allah mengambil salah satu dari kelima indra tersebut?
Mungkin hari inilah valentine day bagi Allah, „Oke, jika kalian menganggap bahwa hari kasih sayang hanya SATU KALI dalam SETAHUN, maka Aku juga punya hari itu.“ Kita lupa, bahwa bagi-Nya, setiap hari adalah hari Valentine. Dia yang memberi kita oksigen setiap hari, GRATIS lagi. Khusus di hari valentine ini, Allah member sedikit oksigen, menggantinya dengan abu vulkanik. Lihat, hanya SATU hari kita mendapat abu vulkanik ini, namun kita sudah tidak bisa bebas menghirup oksigen. Dia yang memberi kita RIZQI. Lalu, kita melupakan-Nya dengan kesibukan kita. Dia tidak marah, karena tidak ada SATU-PUN dalam Asma’ul Husna (sifat-sifat-Nya) yang mengatakan bahwa Dia Maha Pemarah. Tidak. Justru karena Dia sayang pada kita, Dia-lah AR-RAHIM (Maha Penyayang). Mari perbanyak istighfar, lebih mendekat pada-Nya, TAUBATAN NASUHA, kawan! Yaa Rabb, ampuni kami dengan segala kekhilafan dan kelalaian kami. Sungguh, hanya pada-Mu lah kami meminta dan memohon ampunan...
Teringat Tsunami Aceh tahun 2005....
Tuhan marahkah kau padakuInikah akhir duniakuKau hempaskan jarimu di ujung bandaTercenganglah seluruh dunia
Tuhan mungkin Kau abaikanTak ku dengarkan peringatanKusakiti engkau sampai perut bumiMaafkan kami ya robbi
Engkau yang perkasa pemilik semestaBiarkanlah kami songsong matahari
Engkau yang pengasih ampunilah dosaMemang semua ini kesalahan kami
Oh... Tuhan ampuni kamiOu..oh... Tuhan tolonglah kamiTuhan ampuni kamiTuhan tolonglah kami
Erlangen, 14.02.2014 10:20 (Central Europe Time)
No comments:
Post a Comment