dalam diam aku terpaku
menatap tembok yang membeku
namun ia nya menjadi kelabu
sayang, aku rindu
meraba takdir kehidupan yang tabu
diiringi angan-angan bisu
namun sosoknya menari dibenakku
sayang, aku rindu
berlari mengejar waktu
puisi cinta kita pun melagu
namun akhirnya belum bertemu
sayang, aku rindu
tatapanmu bersatu padu
kepingan kenangan menyayat kalbu
namun aku tak pernah ragu
sayang, aku mencintaimu
erlangen, 16.11.16
19:02 CET
aku yang merindu
No comments:
Post a Comment